Sejak meluncurkan sistem operasi BlackBerry 10, fokus BlackBerry -- dahulu bernama Research in Motion -- memang tercurahkan untuk OS tersebut. Tapi bukan berarti versi sebelumnya diabaikan begitu saja.
Nah, sebuah bocoran foto yang beredar di internet menegaskan bahwa BlackBerry akan mengeluarkan handset terbaru dengan OS 7, versi terakhir sebelum OS 10 dirilis.
Dikutip detikINET dari Tech Radar, Rabu (10/7/2013), bentuk BlackBerry yang mempunyai kode Bold 9720 itu tak berbeda dengan versi Bold OS 7 sebelumnya.
Malah dalam foto yang diupload oleh ThaiBBClub tersebut masih mempertahankan trackpad dan lebih mirip dengan Bellagio.
Belum diketahui apakah gambar tersebut bisa dipertanggungjawabkan kebenerannya. Tapi yang pasti, CEO BlackBerry Thorsten Heins memastikan akan mengeluarkan handset dengan OS BB 7 tahun ini.
"Ya, kami berencana mengeluarkan produk yang mendukung segmen BlackBerry 7," sebutnya.
Hal ini juga pernah disampaikan langsung oleh Ardo Fadholah, Senior Product Manager BlackBerry South East Asia. Menurutnya, BlackBerry tidak akan menghentikan dukungan begitu saja handset dengan OS BlackBerry 5,6 hingga 7.
"Kita memang fokus di BlackBerry 10, tapi kita juga tahu kalau bakal ada ponsel baru dari BlackBerry 7. Itu mungkin saja. Tapi intinya begini, BlackBerry akan terus mendukung OS di bawah BlackBerry 10," katanya usai meluncurkan BlackBerry Q10 di Bandung, beberapa waktu lalu.
APLIKASI TOKO PENJUALAN SISTEM CLIENT-SERVER GRATIS
banyak Komputer dengan Satu Server , bisa Jarak jauh dari jakarta - pontianak
Rabu, 10 Juli 2013
Paha Gadis Muda Terluka, Duarr!! Galaxy S III Meledak,
Kasus meledaknya sebuah ponsel kembali terjadi yang kali ini menimpa gadis muda bernama Fanny Schlatter. Gadis berusia 18 tahun itu bahkan sampai terluka karena Samsung Galaxy S III miliknya meledak.
Insiden ini bermula saat ia sedang menaruh ponselnya di saku celana. Awalnya, gadis ini masih belum menyadari kalau ada bau gosong yang berasal dari tempatnya menaruh ponsel.
Apesnya, Samsung Galaxy S III tersebut akhirnya meledak bahkan menimbulkan api yang menyambar hingga ke bahu tangannya. Beruntung, bosnya mengambil insiatif dengan merobek celana dan mematikan apinya.

Dikutip detikINET dari Macdailynews, Selasa (9/7/2013), akibat dari kejadian tersebut Schalatter mengalami luka serius di bagian pahanya. Setelah memulihkan diri, gadis muda ini berencana menggugat Samsung atas musibah yang menimpanya.
Belum ada tanggapan dari Samsung mengenai kasus ini. Tercatat, insiden seperti ini bukan pertama kalinya terjadi.
Insiden ini bermula saat ia sedang menaruh ponselnya di saku celana. Awalnya, gadis ini masih belum menyadari kalau ada bau gosong yang berasal dari tempatnya menaruh ponsel.
Apesnya, Samsung Galaxy S III tersebut akhirnya meledak bahkan menimbulkan api yang menyambar hingga ke bahu tangannya. Beruntung, bosnya mengambil insiatif dengan merobek celana dan mematikan apinya.
Dikutip detikINET dari Macdailynews, Selasa (9/7/2013), akibat dari kejadian tersebut Schalatter mengalami luka serius di bagian pahanya. Setelah memulihkan diri, gadis muda ini berencana menggugat Samsung atas musibah yang menimpanya.
Belum ada tanggapan dari Samsung mengenai kasus ini. Tercatat, insiden seperti ini bukan pertama kalinya terjadi.
Selasa, 09 Juli 2013
Wamenag Minta Maaf , Pernyataan di TV Soal Awal Puasa
Dalam wawancara di TV, Wakil Menteri Agama Nassarudin Umar sempat menyebut pihak yang tidak taat terhadap keputusan pemerintah dalam penentuan awal puasa dianggap tidak mengakui Ulil Amri. Hal ini rupanya dipersoalkan oleh salah satu tokoh pemuda Muhammadiyah.
Muhhamad Izzul Muslimin, mantan ketua umum pemuda PP Muhammadiyah tidak terima terhadap pernyataan itu dan merasa terintimidasi.
"Pernyataan Wamenag yang mengatakan mereka yang tidak mematuhi keputusan pemerintah berarti tidak taat pada Ulil Amri itu sangat provokatif. Saya sebagai warga Muhammadiyah merasa terintimidasi dalam menjalankan puasa," ujar Izzul saat dihubungi detikcom, Senin (8/7/2013).
Wamenag menyatakan hal itu dalam Talk Show di TVOne semalam. Saat itu memang dibahas topik perbedaan penentuan awal puasa.
"Rakyat butuh kebebasan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya, maka dari itu saya sebagai pribadi akan melaporkan hal ini ke Komnas HAM," tambah Izzul.
Saat dikonfirmasi perihal pernyataan tersebut, Wamenag Nassarudin Umar menyampaikan permohonan maaf. Menurutnya pernyataan semalam tidak ada maksud untuk memojokkan salah satu Ormas.
"Saya minta maaf jika saya keliru dalam membahasakan maksud, sama sekali tidak ada maksud untuk memojokkan salah satu Ormas," kata Nassarudin.
Wamenang juga menjelaskan posisi Kementrian Agama bukanlah penentu awal puasa, penentuan itu berdasarkan sidang Isbat yang dihadiri semua Ormas Islam. Kemenag hanya memfasilitasi penyampaian pandangan dari berbagai Ormas dan membuat keputusan bersama dalam menentukan awal Ramadhan.
"Semalam saya hanya menyatakan, jika ada pihak yang tidak mengikuti peraturan pemerintah, sama saja tidak mematuhi Ulil Amri. Boleh kita tidak bersama menjalankan puasa, tapi jangan ada embel-embel tidak mengakui Ulil Amri, itu nanti bisa terkesan mendelegitimasi pemerintah," tambah Nassarudin.
Muhhamad Izzul Muslimin, mantan ketua umum pemuda PP Muhammadiyah tidak terima terhadap pernyataan itu dan merasa terintimidasi.
"Pernyataan Wamenag yang mengatakan mereka yang tidak mematuhi keputusan pemerintah berarti tidak taat pada Ulil Amri itu sangat provokatif. Saya sebagai warga Muhammadiyah merasa terintimidasi dalam menjalankan puasa," ujar Izzul saat dihubungi detikcom, Senin (8/7/2013).
Wamenag menyatakan hal itu dalam Talk Show di TVOne semalam. Saat itu memang dibahas topik perbedaan penentuan awal puasa.
"Rakyat butuh kebebasan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya, maka dari itu saya sebagai pribadi akan melaporkan hal ini ke Komnas HAM," tambah Izzul.
Saat dikonfirmasi perihal pernyataan tersebut, Wamenag Nassarudin Umar menyampaikan permohonan maaf. Menurutnya pernyataan semalam tidak ada maksud untuk memojokkan salah satu Ormas.
"Saya minta maaf jika saya keliru dalam membahasakan maksud, sama sekali tidak ada maksud untuk memojokkan salah satu Ormas," kata Nassarudin.
Wamenang juga menjelaskan posisi Kementrian Agama bukanlah penentu awal puasa, penentuan itu berdasarkan sidang Isbat yang dihadiri semua Ormas Islam. Kemenag hanya memfasilitasi penyampaian pandangan dari berbagai Ormas dan membuat keputusan bersama dalam menentukan awal Ramadhan.
"Semalam saya hanya menyatakan, jika ada pihak yang tidak mengikuti peraturan pemerintah, sama saja tidak mematuhi Ulil Amri. Boleh kita tidak bersama menjalankan puasa, tapi jangan ada embel-embel tidak mengakui Ulil Amri, itu nanti bisa terkesan mendelegitimasi pemerintah," tambah Nassarudin.
Langganan:
Komentar (Atom)